cerah sajalah langit, kenapa harus mendung?
aku merasa hidup kala jatuh sinarmu
muncul sajalah mentari, kenapa harus mengalah?
dengan gelayut awan tebal yang menggantung
janganlah kamu, wahai hujan, turun melulu
sampai jemuranku, biar kering dulu...
Buruk untuk Jantung (2/3) (Yasutaka Tsutsui, 1979)
-
“Tapi istri saya suka bikin saya marah. Saya tidak tahan.”
“Apa istri Anda akan menemani ke pulau?”
“Tentu.”
“Nah, ini kesempatan sempurna untuk pemulih...
3 hari yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar