jika mana jutaan orang memenuhi selatan kraton
masing-masing menggenggam kitiran
mengacungkannya
menghunjamkannya kuat-kuat dengan karet ke langit biru dongker
yang hanya diterangi sebutir ronde bercahaya
maka akan kamu lihat
rintik jutaan pendar bintang menyerbu
Bi Empat (Wahyu Wibisana, 1956) (2/2)
-
Pa Camat mengangguk-angguk sambil mengusap-usap kumisnya. Pa Lurah,
memelototi Bah Emuh, berkata: “Betul! Abah sudah memenangkan urusan ini,
tapi Abah bi...
1 hari yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar