O, A,
hidupmu terlalu berat untuk kusangga.
Terima kasih karena telah memaksaku membuka mata.
Tapi...
hasratmu kok sekarang tak lagi kerasa?
Apa maksudmu mengangguku ujian, hah?
Rasiah Nu Goreng Patut (3 - 4) (Soekria/Joehana, 1927)
-
Tersebutlah Nyi Usni di rumahnya sebentar-sebentar turun naik ke rumah
seperti ayam sedang bertelur, lantaran khawatir sudah begitu lama Karnadi
belum da...
2 minggu yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar