cerah sajalah langit, kenapa harus mendung?
aku merasa hidup kala jatuh sinarmu
muncul sajalah mentari, kenapa harus mengalah?
dengan gelayut awan tebal yang menggantung
janganlah kamu, wahai hujan, turun melulu
sampai jemuranku, biar kering dulu...
Buruk untuk Jantung (3/3) (Yasutaka Tsutsui, 1979)
-
“Kalau sudah tahu begitu, kenapa kamu pakai mereka?”
“Oh, yang benar saja. Siapa lagi yang bisa mengantarkan koper remeh-temeh
ke tempat antah-berantah?”...
1 minggu yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar