LAINNYA

Selasa, 03 September 2013

Daftar buku yang dibaca – Agustus ‘13

Sebagian yang dibaca yang masih di meja. Sebagian lagi sudah ditaruh di lemari.


Di sela-sela kesibukan menganggur, alhamdulillah saya masih bi­sa menyempatkan diri untuk membaca beberapa buku. Be­ri­kut adalah daftar buku yang saya baca selama bulan Agustus yang baru saja lalu di tahun 2013 ini. Tapi karena kesibukan yang amat sangat (khususnya dalam bermalas-malasan) acap kli tidak bisa diganggu-gugat, maka mohon maaf saya ti­dak da­pat menyertakan pembacaan yang layak untuk masing-ma­sing bu­ku (bukannya selama ini sudah demikian sih, he). Ha­rap mak­lum. Terima kasih.

1.    Memahami Mimpi. Nerys Dee, terjemahan Syafruddin Ha­sa­ni & Supriyanto Abdullah. Pustaka Populer (ke­lom­pok Pe­nerbit LKiS).

Rene Decartes berkata, “Aku berpikir maka aku ada.” Ka­lau saya sih, “Aku tidur maka aku bermimpi.” Kurangi ra­sa ber­salah Anda karena mengidap hipersomnia dengan mem­baca buku ini.

2.    Karakter-karakter yang Menggugah Dunia. John Mc­Ca­in dan Mark Salter, terjemahan T. Hermaya. PT Gra­me­dia Pus­taka Utama, Jakarta, 2009, cet. 2.

Cocok bagi Anda yang pluralis.

3.    Muslim Menemukan Eropa. Bernard Lewis, terjemahan Ah­­mad Niamullah Muiz. Pustaka Firdaus, Jakarta, 1988, cet. 1.

Bernard Lewis adalah seorang keturunan Yahudi yang no­ta­bene pakar sejarah Islam. Buku ini bakal lebih enak di­ba­ca kalau Anda sudah memiliki wawasan mengenai sejarah Ero­pa dan sejarah Islam (pra Perang Salib) sebelumnya—ba­rangkali.

4.    Pintu Masuk ke Dunia Filsafat. Dr. Harry Hamersma. Pe­ner­bit Kanisius, Yogyakarta, 1994, cet. 12.
5.    Pengantar Ilmu Filsafat. Drs. Lasiyo & Drs. Yuwono. Pe­ner­bit Liberty, Yogyakarta, 1985, cet. 1.
6.    Filsafat Sana-sini 1. Prof. I. R. Poedjawijatna. Penerbit Ya­yas­an Kanisius, Yogyakarta, 1975, cet. 1.
7.    Ringkasan Sejarah Filsafat. Dr. K. Bertens. Penerbit Ka­ni­si­us, Yogyakarta, 1992, cet. 10.

Buku 5 lebih lengkap dari Buku 4, mungkin karena Buku 4 me­ru­pakan salah satu sumber bagi Buku 5. Tapi justru Bu­ku 7 lah yang paling enak dibaca walau juga paling tebal di an­tara yang lain walau juga kurang meliputi filsafat ke­ti­mur­an. Buku 6 adalah bagi Anda yang meminati filsafat Jawa.

8.    Perang Salib I 1096-99 – Penaklukan Tanah Suci. David Ni­colle & Christa Hook (ilustrator), terjemahan Da­ma­ring Tyas Wulandari Palar. Kepustakaan Populer Gra­me­dia, Ja­kar­ta, 2010, cet. 1.
9.    Runtuhnya Islam Spanyol Granada 1492. David Nicolle & Angus McBride (illustrator), terjemahan Chris­tina M. Udi­a­ni. Kepustakaan Populer Gramedia, Ja­karta, 2009, cet. 1.

Menarik, bagi yang meminati dunia militer dan peperangan dan semacam itu.

10.  Falsafat dan Mistisisme dalam Islam. Prof. Dr. Harun Na­su­tion. NV Bulang Bintang, Jakarta, 1973, cet. 6.

Pemikiran manusia akan Islam berkembang jadi macam-macam aliran. Jika rasio di kutub utara dan mis­tis di kutub selatan, hm… saya di garis kha­tu­lis­ti­wa saja deh.

11.  Sari Sejarah Filsafat Barat I. Dr. Harun Hadiwijono. Penerbit Kanisius, Yogyakarta, 1992, cet. 8.

O_O

12.  The Brief Wondrous Life of Oscar Wao. Junot Diaz, ter­je­­mah­an A. Rahartati Bambang Haryo. Qanita, Ban­dung, 2011, cet. 1.

Pembacaan yang rada layak sudah dipajang pada HUT Ke­merdekaan RI ke-68.

13.  Catatan Parno PNS Gila. Uyung Haflan. PT Wah­yu­Me­dia, Ja­karta, 2011, cet. 1.

Sebagian tulisan dalam buku ini masih tertinggal di blog pnsgila.wordpress.com. Sebagian pengunjung menuding pe­nulis blog (yang kemudian jadi buku) ini telah men­ce­mar­I citra PNS, walau yang bersangkutan pun PNS. Ta­pi coba deh main ke Balaikota Bandung[1] sekitar jam se­pu­luh-sebelas pagi. Lihat siapa yang duduk-duduk di tepi, ber­sandal jepit di kaki, sambil minum kopi. 

Tapi yang sibuk betulan di balik meja memang ada, (dan de­ngan ramahnya meladeni pemburu data skrispi. Nuhun pi­san, Ba­pak!)

14.  Mimpi-mimpi Einstein. Alan Lightman, terjemahan Yusi Avi­­an­to Pareanom. Kepustakaan Populer Gramedia, Jkarta, 2004, cet. 8.

Prosa tentang relativitas waktu. Terus… *garukgaruk

15.  Latar Belakang Pemikiran Barat. Drs. M. A. W. Brou­wer. Pe­nerbit Alumni, Bandung, 1982.

Saya memang dangkal. Ampuun…! Maafkan…! Hauhau…

16.  Assalamu’alaikum: Islam Itu Agama Perlawanan! Eko Pra­se­tyo. Resist Book, Yogyakarta, 2005, cet. 1.

Apakah mereka yang mengusung-ngusung nama Islam itu juga punya hati untuk rakyat kecil?

17.  Maju Iyus Pantang Mundur. Boim Lebon. PT Lingkar Pena Kre­ativa, Depok, 2004, cet. 1.

Cocok sangat buat anak rohis.

18.  Etiket dan Pergaulan. Ben Handaya. Penerbit Kanisius, Yog­yakarta, 1986, cet. 4.

Kalau Anda pincang dalam bergaul, itu adalah kesalahan orangtua Anda dalam mendidik anak hingga menjadikan An­da berkepribadian manja. Ah ah ah, ah ah ah, aku malu, pu-pu-pu-punya pacar anak mama! [2]

19.  Al-Asbun Manfaatulngawur. Pidi Baiq. DAR! Mizan, Ban­­dung, 2010, cet. 1.

Cocok bagi Anda yang gemar mengoleksi kutipan-kutipan arif.

20.  Mencoba Sukses. Adhitya Mulya. GagasMedia, Jakarta, 2012, cet. 1.

Kelucuannya nyata setelah ditamatkan dan dipikir-pi­kir.

21.  Teori Kepribadian Edisi 7 Buku 1. Jess Feist & Gregory J. Feist, terjemahan Handriatno. Penerbit Salemba Hu­ma­ni­ka, Jakarta, 2010.

Para teoretikus umumnya berasal dari negara-negara ber­ba­hasa Jerman, dan mengalami masa lalu yang tidak ba­ha­gia. Mereka menganalisis diri, juga dianalisis dan meng­a­nalisis orang lain. Buku ini menyarikan hasil analisis me­re­ka, yang dengan demikian memberikan banyak alternatif pan­duan bagi Anda untuk coba-coba menilai apakah diri An­da sehat atau tidak. Jika gejala-gejala berlanjut, hubungi psi­kolog terdekat.

22.  Api Paderi: Pertentangan Kaum Paderi dengan Kaum Adat Me­negakkan Islam secara Kaffah. Mohammad Sholihin. Pe­nerbit NARASI, Yogyakarta, 2010, cet. 1.

Bikin penasaran mengenai sejarah masuknya Islam ke ta­nah Minang, juga sejarah bohlam dan muasal impornya ke In­donesia.

23.  Drunken Marmut. Pidi Baiq. DAR! Mizan, Bandung, 2009, cet. 1.

Lihat nomor 23.

24.  China Muslim di Jawa Abad XV dan XVI antara Historisitas dan Mitos. H. J. de Graaf & Th. G. Th. Pi­ge­aud. PT Tiara Wa­cana Yogya, Yogyakarta, 1998, cet. 1.

Saya sarankan untuk membaca buku Tuanku Rao ka­rang­an M. O. Parlindungan sebelumnya, utamanya yang ber­ta­juk “Catatan Tahunan Melayu”. Buku kecil ini merupakan ko­mentar untuk bagian tersebut, yang menyoroti peran Chi­na muslim dalam pemerintahan di Jawa pada abad XV-XVI. Dan sebaiknya jarak waktu membaca kedua buku ini ja­ngan terlalu jauh—entar keburu lupa! Tuanku Rao sangat saya rekomendasikan buat Anda baca. Gaya bahasanya yang “sophisticated” nikmat nian ‘tuk dibaca, dan niscaya akan mencerahkan hari-hari Anda! ;)

25.  Drunken Mama. Pidi Baiq. DAR! Mizan, Bandung, 2009, cet. 2.

Mungkin kita mesti bersyukur kerana tak tergolong sebagai orang-orang yang pernah dikerjai Kang Pidi, tapi kon­se­ku­en­sinya kita bukanlah siapa-siapa dalam buku ini me­la­in­kan sebagai pembaca saja yang bakal dibikin geli atau ti­dak semua kembali pada selera humor masing-masing.

Perlu saya tegaskan bahwa membaca sekian buku tidak serta-mer­ta bikin saya pintar[3]. Sebaliknya, saya malah jadi ma­kin me­nyadari kebodohan saya. Punya banyak waktu kok ma­lah te­rus-terusan baca, kapan praktiknya.

Kalem ah. Lagi menempuh pendidikan informal nih.

“… Hanya itu pendidikan yang akan kau terima.”

—kata David Gilmour ketika mengizinkan putranya, Jesse, un­tuk tidak lagi bersekolah. (Asalkan mau menonton tiga film se­ming­gu bersama-sama sang ayah.) Hal. 11. Klub Film. Ter­je­mah­an P. Herdian Cahya Khrisna. PT Gramedia Pustaka Uta­ma, Jakarta, 2011, cet. 1.



[1] Anu di Jalan Wastukencana tea aya patung badak bodas ari ba­heu­la­na ngaranna teh Pieters Park ceunah mah taman pertama di Kota Ban­dung.
[2] HP Girls – “Anak Mama”
[3] Malah sering kali saya tidak mengerti apa yang saya baca. Tapi terus saja saya ba­ca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar