Minggu, 24 Maret 2013

Kompilasi Lagu Pagi


Saya suka mengumpulkan lagu-lagu bertema sama dalam kompilasi tersendiri. Lagu Malam. Lagu Hujan. Lagu yang mendukung suasana dalam cerita yang lagi saya garap. Lagu Ulang Tahun. Lagu Semangat. Lagu Pagi.

Pagi adalah momen yang penting, bisa jadi menentukan mood sepanjang hari. Pagi adalah ke­da­mai­an, setelah semalaman terjaga. Pagi juga kecanggungan, apabila setelah menunaikan rutin tidak tahu lagi apa yang bisa diker­jakan. Salat subuh, sarapan, dan me­la­ku­kan pekerjaan ru­mah seperti menyapu atau mencuci ada­lah unsur yang se­yogianya mengisi pagi saya. 

Berikut adalah daftar lagu yang masuk ke dalam Kom­pi­lasi Lagu Pagi versi saya.

1.     Rumah Sakit – Hilang

Matahari pagi, bersinar, tererami di hati, indah… Kusadar hari-hari berakhir, ku tak bisa hindari lagi… Jangan biarkan aku, jangan, hilang…

Saya suka lagu ini. Seolah berisi harapan, tapi juga realistis, dan mengungkapkan kesadaran akan eksistensi diri *tsaah…

2.    Singiku – Cerita Pagi

Dilatari gemericik air, serbuk kopi di dasar gelas, lantas diseduh, dihirup, sembari berjalan ke kosen, membuka jendela, membiarkan sejuk merasuk, memandangi anak-anak berseragam SD berlarian di luar, di bawah, sembari merenung. Pagi-pagi sudah merenung, mungkin habis begadang. Begitulah yang terbayang kala mendengarkan lagu ini.

3.    Powerslaves – Sisa

Secangkir kopi di pagi ini… sambut hari yang indah. Kuingat kala teriknya mentari, saat kita bicara… di tengah sibuknya hari-hari, akankah kau hadir di sini?

Pada suatu masa lagu ini diputar hampir tiap pagi di radio Ardia (104,1 FM Jogja), hingga saya menyukainya. Lagu ini menimbulkan segumpal emosi, lantas terbayanglah suatu situasi, yang menjadi bagian dari sebuah cerita, tentang kehidupan sepasang suami-istri yang kurang intim.

4.    Positive – Pagi

Pagi, ini, tak ada lagi, resah, tak ada lagi, gundah, seperti pagi, dulu…

Lagu ini pernah menjadi soundtrack untuk sinetron Percikan, versi hidup dari rubrik cerpen pendek bertajuk sama di majalah GADIS, di mana salah seorang aktris yang berperan di dalamnya adalah Revalina S. Temat, sebelum ia jadi Bawang Putih di sinetron Bawang Merah Bawang Putih, sinetron favorit saya kala SMP, yang ada mas ganteng Dimaz Andrean itu loh… kyaa…

Saya tidak pernah begitu menyukai lagu ini, sampai saya mencarinya untuk keperluan kompilasi. Setelah mencermati liriknya, ternyata saya bisa mengaitkan diri.

5.    Cat Stevens – Morning Has Broken

Sebetulnya saya juga tidak begitu menyukai lagu ini, dan belum tertarik untuk mengetahui makna liriknya. Saya memasukkan lagu legendaris ini ke dalam kompilasi hanya karena judulnya.

6.    Ravi Shankar – Morning Love

Ini sebuah lagu instrumental dengan sitar dan semacamnya, yang saya tidak kenal, sampai saya mengetik kata “morning” sebagai kunci pencarian di 4shared, untuk keperluan kompilasi.

7.    Mbah Surip – Bangun Tidur, Tidur Lagi

Lagu yang kocak. Segera teringat begitu hendak bikin kompilasi. Saya setuju dengan apa yang dikatakan Mbah Surip dalam lagu ini, untuk mengurangi tidur, walau menurut saya sih tidak mesti dengan minum banyak kopi, tapi kalau lupa, tidur lagi tidak apa-apa, kekekeke… Dalam situasi tertentu tidur dapat memenuhi kebutuhan yang tidak tersalurkan, melalui mimpi.

8.    Harapan Jaya – Kuliah Pagi

Ini juga lagu yang kocak. Mahasiswa banget!

9.    Grass Rock – Selamat Pagi Tragedi

Saya kenal lagu ini juga dari Ardia, terutama karena kalimat… “…selamat pagi, tragedi… bilakah akan berlalu…?” Setelah mencermati liriknya, ternyata lagu ini bercerita tentang alam.

10.  Sugar Ray – Every Morning

Saya kenal lagu ini sejak saya kecil, SD mungkin, dan langsung senang sama musiknya, tanpa memerhatikan liriknya, sampai sekarang.

11.   Big Star – Watch the Sunrise

Lagu ini ada dalam album Late Night Tales (2006), yang saya dapatkan ketika berburu Belle and Sebastian di 4shared. Saya masukkan ke dalam kompilasi hanya karena judulnya, sedang liriknya saya belum berminat untuk menelusuri. Lagu ini rada sendu, mungkin mengungkapkan perasaan habis mengalami sesuatu saat begadang.

12.  Belle and Sebastian – Act of the Apostle

Morning prayers took the girl unawares, she was late for class and she knew it…

Saya masukkan lagu ini ke dalam kompilasi baru-baru ini, hanya karena kata pertama dalam liriknya, plus lagu ini mengungkit lagu Cat Stevens, Morning Has Broken, wahaha… Saya kira lagu ini malahan menceritakan tentang skeptisisme pada agama. Bagaimanapun musiknya sangat nikmat bagi pendengaran saya, hingga saya berharap sayalah yang menciptakannya, dengan lirik yang berbeda.

***

Demikianlah. Sebetulnya ada satu lagu lagi terkait pagi yang saya kenal, yaitu Every Morning dari The Cranberries, bernada riang sekaligus menyadari ketuaan, namun saya belum memasukkannya ke dalam (folder) kompilasi. 

Oh iya. Juga Pagi yang Menakjubkan dari Sheila on 7... :P

Saya tidak mesti mendengarkan kompilasi ini tiap pagi sih, juga tidak mesti menyetel Kompilasi Lagu Malam saat malam, Kompilasi Lagu Hujan saat hujan, dan seterusnya. Saat pagi, agaknya cicitan beburungan yang bersarang di balik tepian genteng lebih menyegarkan. 

Saya terpikir juga untuk bikin Kompilasi Lagu Bis, di ma­na bakal ada Koes Plus, Godbless, The Kooks… Iwan Fals?, nah, karena belum banyak itulah maka belum saya lakukan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar