![]() |
| Gambar dari situs Kementerian Pekerjaan Umum |
A DAYEUH IN A LIFE
Ruang
Sabtu, 24 Oktober 2026
Politik Lingkungan: Pengelolaan Hutan Masa Orde Baru dan Reformasi
Kamis, 22 Oktober 2026
Kategorisasi Bacaan
Mulai 2019, saya mencoba membaca buku secara teratur: ada target waktu harian, pasang timer, sambil membuat catatan random tulis tangan yang ujungnya dirumuskan, dirapikan, dan diarsipkan di platform pribadi. Saya juga berusaha menyeimbangkan kategori buku: antara buku cetak dan buku digital, non-fiksi dan fiksi, hingga belakangan ini terpikir menurut tema, agar menjadi pribadi yang holistis dan well-rounded (@n7@y).
Untuk menyederhanakan, kategorisasi tema ini mengacu pada pelajaran sekolah di samping keperluan praktis, kurang lebih sebagai berikut.
AGAMA/habluminallah
subjek utama: ketuhanan, agama, sistem kepercayaan, spiritualitas, entitas gaib
subjek terkait:
akidah akhlak
fikih
quran hadis
sejarah kebudayaan islam
kesehatan spiritual
dan semacamnya
Karena saya muslim, maka yang diutamakan adalah mendalami agama sendiri, walau tidak menutup kemungkinan untuk membaca tentang yang lain-lain juga sebatas keperluan.
IPA/habluminalalam
subjek utama: alam, flora dan fauna, benda abiotik dan biotik makhluk selain manusia, lingkungan hidup, sains dan teknologi
subjek terkait:
biologi
fisika
kimia
ekologi
kehutanan
panduan bercocok tanam, mendaur ulang, gaya hidup hijau
kesehatan fisik
dan semacamnya
IPS/habluminannas
subjek utama: kemanusiaan
subjek terkait:
auto/biografi, memoar
self-care/development/improvement/help
psikologi
ekonomi
sosiologi
kesehatan mental, finansial, dan sosial
dan semacamnya
RUANG & WAKTU
subjek utama: mengenai wilayah atau masa tertentu yang masih menyangkut aktivitas manusia
subjek terkait:
majalah gado-gadosejarah
geografi
catatan perjalanan
panduan beres-beres dan bersih-bersih rumah
dan semacamnya
Kategori ini dibuat karena saya bingung majalah masuknya ke mana, khususnya yang isinya gado-gado, meskipun banyak juga majalah yang condong ke bidang tertentu, contohnya National Geographic ke sains, Trubus ke pertanian, Horison ke sastra, Matabaca ke literasi, dan lain-lain. Bagaimanapun, kalau majalah itu tidak mengenai bidang tertentu, membacanya seperti menaiki mesin waktu, atau merupakan jendela untuk melihat masa lalu, mulai dari gaya hidup hingga isu-isu yang lagi ramai masa itu. Supaya isinya tidak hanya majalah yang notabene media cetak--ada keseimbangan dengan yang digital--sekalian saja dimasukkan subjek-subjek lainnya itu.
BAHASA & SASTRA
subjek utama: seputar aktivitas literasi, keterampilan berkomunikasi (membaca, menulis, menyimak, berbicara), dan hasil karya cipta manusia
subjek terkait:
apresiasi dan kritik sastra/seni
media dan komunikasi
tata bahasa
perbukuan
panduan menulis
dan semacamnya
FIKSI & PUISI
subjek utama:
subjek terkait:komik
kumpulan cerpen
novel
kumpulan puisi
dan semacamnya
Dengan kategorisasi begini, tampak non-fiksi jauh lebih dominan daripada fiksi dan puisi. Memang makin ke sini, makin lebih meminati non-fiksi, seakan-akan fiksi dan puisi lebih memikat semasa juvenil. Tapi, sebenarnya, untuk menerjemahkan, saya masih lebih menyukai fiksi, dan sambil mengerjakan aktivitas-aktivitas yang mindless, kadang-kadang saya mendengarkan karya fiksi yang dibacakan di YouTube (beberapa channel andalan: PERMATA TV untuk cerita silat, Mang Cecep Gorbachev untuk fiksi Sunda, dan hetvertellen untuk fiksi Jepang dan lain-lainnya). Saya juga masih berusaha untuk menulis fiksi, dan kadang-kadang menyimak tontonan yang notabene cerita fiksi. Jadi persentuhan dengan fiksi tetap lumayan banyak, hanya saja dengan cara atau melalui media lain.
Memang kadang-kadang bingung menentukan satu buku masuk ke kategori mana. Misalnya buku tentang sejarah taman, itu masuknya ke IPA/habluminalalam (karena menyangkut pertanaman) atau RUANG & WAKTU? Contoh lain, buku kumpulan puisi yang disertai pembahasan, masuknya ke BAHASA & SASTRA (apresiasi dan kritik) atau FIKSI & PUISI? Atau buku tentang kisah hidup nabi, masuknya ke AGAMA atau IPS/habluminannas (biografi)? Dalam kasus-kasus begini, mungkin pakai feeling, atau isinya secara keseluruhan lebih berat ke mana, atau lihat slot mana yang lebih banyak kosong wkwk.
Saya masih jauh dari selesai meneliti catatan pembacaan sejak 2019, hanya saja, dari rekapan yang ada sementara ini, tampak bahwa kebanyakan masuk ke kategori IPS/habluminannas dan FIKSI & PUISI (terutama fiksi). Mungkin itu sebabnya timbul ide kategorisasi bacaan ini, karena perhatian selama ini sebagian besar terarah kepada manusia, baik dalam dunia non-fiksi maupun fiksi. Manusia, dengan segala hawa nafsu yang tidak habis-habisnya sampai ajal, yang lemah akan tipu daya dan bisikan-bisikan setan, maka kenapa harus sampai menyita sebagian besar perhatian, kenapa tidak meratakan perhatian ke subjek-subjek lainnya juga, sehingga melihat manusia bukan sebagai pusat dunia melainkan hanya bagian dari keseluruhan alam semesta yang ada penciptanya.
Di sisi lain, waktu membaca buku mesti dibatasi sehingga tidak bisa sering-sering menamatkan. Jadi, untuk menyelesaikan satu putaran seluruh kategori ini, entah bakal makan waktu berapa lama 🙃
walaupun punya seribu buku,
tapi tak dibaca, apa gunanya
walaupun baca seribu buku,
tapi tak beramal, apa gunanya
Minggu, 11 Oktober 2026
Kisah-kisah Tak Penting
![]() |
| Gambar dari Bacabuku.com. |
Selasa, 06 Oktober 2026
CARA MENCARI ARTI DARIPADA KATA-KATA BELANDA
Senin, 05 Oktober 2026
DARI HAL CARA MENGUCAPKAN KATA-KATA BELANDA
Rabu, 30 September 2026
KATA PENGANTAR DAN PETUNJUK PENGGUNAAN
Minggu, 30 Agustus 2026
Jalan Damai Alam Bersama Gajah
Minggu, 23 Agustus 2026
Daftar Catatan Pembacaan Majalah 1993-1995 di Blog Berjurnalitan Wordpress
Sabtu, 15 Agustus 2026
Ibnu Khaldun: Kehidupan dan Karyanya
![]() |
Senin, 03 Agustus 2026
Banyak Dibuka
-
“ Du ” (“ You ” dalam bahasa Inggris) adalah lagu yang dibawakan oleh Peter Maffay, seorang musisi Jerman. Lagu ini menjadi hit terbesar d...
-
Penulis : Gol A Gong Penerbit : Gong Publishing, Banten ISBN : 978-602-9117-24-0 (kover), 978-602-9117-25-7 (KDT) Cetakan pertama dan kedua,...
-
Di rumah ada seekor kucing betina. Dia lahir dari seekor kucing betina liar yang kawin dengan salah seekor kucing jantan yang dipelihara d...
-
Mulai 2019, saya mencoba membaca buku secara teratur: ada target waktu harian, pasang timer , sambil membuat catatan random tulis tangan yan...
-
Baru April 2014 ini aku terpikir untuk mengumpulkan cerpen dan membacanya secara bulanan. Cara yang lebih ringan ketimbang mengumpulkan c...
-
Aku jarang menonton TV. Tahun-tahun belakangan ini satu-satunya acara TV nasional yang kutunggu hanya Sketsa di salah satu TV Trans, itupu...
-
Gambar dari situs Kementerian Pekerjaan Umum Penulis : Herman Hidayat Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia bekerja sama dengan Ngrumat ...
-
Saya serasa sering melihat novel ini, “ The White Tiger ” (2010, Yogyakarta: Sheila/Penerbit ANDI), dijual dengan harga begitu murah, ant...
-
Dimulai dari videoklip “Bad Day”. Aku belum mencermati liriknya, tapi pada masa itu aku merasa mengalami cukup banyak “bad day”. Ak...
-
Saya masih berada di bagian awal, sempat baca-baca sekilas sih tengahnya, tapi saya sudah merasakan kalau novel ini adalah cerita yang m...
Pembaruan Blog Lain
-
POPULAR HITS OF THE SHOWA ERA 1. Musim Cinta (3/3) (Ryu Murakami, 1994) - III Karena lagu malam ini adalah “Musim Cinta”, yang perlu ditetapkan hanyalah posisi pertama (penyanyi utama), posisi terakhir (sopir), dan posisi kelim...1 minggu yang lalu
-
Yentl - Oleh Isaac Bashevis Singer ISAAC BASHEVIS SINGER, pemenang Nobel Sastra 1978, lahir di Radzymin, Polandia pada 1904, dan tiba di… Read more Yentl1 tahun yang lalu
-
Raja Belanda: Maaf atas Kekerasan Berlebihan - Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima mengunjungi Indonesia untuk meningkatkan hubungan kedua negara. Raja juga meminta maaf atas kekerasan berle...6 tahun yang lalu









