Kamis, 05 September 2013

Beberapa aforisme (Cungkilan cacatan harian sebulanan ini—Agustus ’13 [yang bisa juga cungkilan dari buku lain—metacungkilan!])

1
Bergaul dan bekerja itu kudu beriringan, sebab pekerjaan itu me­nopang pergaulan.

2
Dari bab tentang Victor Frankl, Karakter-karakter yang Meng­gu­gah Dunia (John Mc Cain dan Mark Salter, terjemahan T. Her­maya, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2009, cet. 2):

Nietzsche: Manusia yang punya alasan untuk hidup akan dapat menanggung hampir setiap cara hidup. (hal. 46)

... kesalahan mereka ialah mengharap sesuatu dari hi­dup, dan ketika hidup tidak memberi apapun kecuali ke­kejaman, mereka menyerah. Ketahanan hidup ber­gan­tung pada pemahaman dan penerimaan atas ha­rap­an hidup; dengan melakukannya, kita menemukan mak­na hidup bahkan di dalam penderitaan yang ter­bu­ruk, dan menikmati beberapa harta yang masih kita mi­liki: keramahan mengejutkan dari orang lain, keindahan ma­tahari terbit, keanggunan pohon yang tumbuh di mu­sim semi. (hal. 47)

... makna hidup dapat dicapai dengan tiga cara: "de­ngan menciptakan karya atau melakukan tindakan, de­ngan mengalami... dan dengan sikap yang kita ambil da­lam menghadapi penderitaan yang tak terelakkan." (hal. 48)

3
Setelah mengetahui betapa rumitnya bahasa Jerman di­ban­ding­kan bahasa Inggris, barangkali selanjutnya pembelajaran ba­hasa Inggris akan terasa lebih mudah.

4
angst (jerman, belanda) = hariwang (sunda)

5
Dari Muslim Menemukan Eropa (Bernard Lewis, terjemahan Ah­mad Niamullah Muiz, Pustaka Firdaus, Jakarta, 1988, cet. 1):

… semua orang sama sebagai manusia sebagaimana ma­nusia lainnya, tak seorang pun memiliki kelebihan, atau kebaikan. Setiap pribadi mengatur dirinya dan me­lang­kahkan kehidupannya dalam dunia ini dengan sen­di­rinya. Dalam keimanan yang sia-sia serta pandangan yang tak masuk akal itu aliran pikiran baru ini mem­ba­ngun prinsip baru berikut hukumnya serta me­lem­ba­ga­kan apa yang dibisikkan oleh setan kepada mereka, meng­hancurkan sendi-sendi agama, membuat dasar hu­kum untuk segala apa yang diharamkan, dan meng­ha­lalkan setiap hasrat yang dikehendaki nafsunya. Me­re­ka membujuk masyarakat umum dengan pikiran tak su­sila itu. Di antara mereka yang menjadi gila me­ne­bar­kan kedurhakaan terhadap agama…

Dengan buku-buku yang berisi kebohongan dan ke­sa­lah­an berpikir yang dibuat logis… (hal. 176)

6
Dari Mimpi-mimpi Einstein (Alan Lightman, terjemahan Yusi Avi­anto Pareanom, Kepustakaan Populer Gramedia, 2004, cet. 8):

Inilah dunia impuls. Dunia kesungguhan hati. Dunia di ma­na tiap kata yang meluncur hanya untuk saat itu, se­ti­ap tatapan sekilas hanya memiliki satu makna, setiap sen­tuhan tidak mempunyai masa depan atau pun masa si­lam, setiap ciuman adalah ciuman yang spontan. (hal. 30)

9
Ketiak basah seperti rambutan cokelat.

10
Imajinasi + Kemampuan = Karya
Imajinasi – Kemampuan = Mimpi

11
Dari bab “Adler: Psikologi Individual” dalam Teori Kepribadian Edi­si 7 Buku 1 (Jess Feist & Gregory J. Feist, terjemahan Han­dri­atno, Penerbit Salemba Hu­ma­ni­ka, Jakarta, 2010):

Individu yang tidak sehat secara psikologis akan ber­ju­ang untuk superioritas pribadi, sedangkan individu yang sehat secara psikologis mencari keberhasilan un­tuk semua umat manusia. (hal. 82)

12
Menurut kamu, kamu cantik enggak?
Tergantung sama pencahayaannya. Tergantung juga lagi ada siapa di deketku.

13
Dipikir-pikir aku ini enggak pernah SMA, tapi cuman kursus sing­kat mengerjakan soal UN/UM/USM/SPMB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Banyak Dibuka

Pembaruan Blog Lain