Jumat, 19 Oktober 2012

Tentang motivasi menulis


Saya tidak punya penghasilan, ponsel pintar, SLR, pacar, gelar sarjana yang diraih dalam waktu 4 – 5 tahun, teman yang biasa diajak jalan sewaktu-waktu, dan banyak hal lain. Tapi saya masih memiliki kesempatan untuk tenang di kamar, mendengarkan sederet mp3 pilihan, sambil mengetik apapun yang saya anggap cukup layak untuk ditampilkan di blog. Betapa saya adalah manusia yang sangat beruntung.

sumber gambar:
http://ebikdei.blogspot.com/2012/09/menulis-itu-menyembuhkan-hati.html
Saya tidak tahu bagaimana kualitas tulisan saya, dan apakah orang lain dapat menghargainya. Saya tidak tahu apakah saya bakal terus menghabiskan waktu saya untuk menyusun kata-kata yang belum tentu bermakna bagi orang lain. Saya tidak memiliki kepercayaan diri untuk mengklaim diri sebagai penulis maupun pengarang, saya ingin bekerja sebagaimana kebanyakan orang.

Tapi saya mengarang dan menulis seolah tidak ada kegiatan lain yang bisa saya kerjakan. Barangkali pertanggungjawaban saya atas kehidupan bakal berbentuk karangan dan tulisan jua.

Mengapa aku begini, jangan kau mempertanyakan… Kalau boleh saya kutip sepenggal lirik band Naif dari lagu berjudul “Posesif” itu. Menulis bagi saya adalah kebiasaan, seperti makan. Sedang mengarang adalah aktivitas yang tak terhindarkan, seperti boker. Habis perkara. <>


sekadar ngerjain latihan dari sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Banyak Dibuka

Pembaruan Blog Lain