Rabu, 03 November 2010

orak arik telor sambel ebi


halo sayang... kali ini nyonya teladan melaporkan dari dapur budhe di Jogja! jangan dulu banyak ekspektasi anakku, sayangku... karena nyonya teladan tak hendak masak gudeg! tidak ada itu di kulkas budhe pada malam di saat nyonya teladan hendak memasak! maka nyonya teladan harus kreatif dengan bahan-bahan yang tersedia... apalah itu... oh, sini nyonya teladan beritahu... untuk mendapatkan sebuah makan malam yang nikmat, selain lapar yang menggelora, kamu hanya butuh sebutir telur, sambal sisa bikinan budhe dengan dua butir cabe rawit saja, sebungkus ebi, dan sejumput garam!

beginilah budhe memberi petuah sebelum menyantap ebi, sayangku, anakku... ebi itu harus direndam air panas dulu supaya empuk. setelah dirasa cukup, cucilah sebelum kamu sertakan dalam kocokan telur.

ya! kamu tentu tahu nyonya teladan amat piawai dalam menggarap yang serba hancur, sebutlah itu orak-arik, oseng-oseng, pokoknya yang tak butuh tataan rapi di wajan. maka pada kocokan telur tersebut, selain ebi empuk, nyonya teladan campurkan juga bahan-bahan lainnya sebelum sang spatula beraksi di atas wajan!

sepiring nasi hangat secukupnya, sebungkus kerupuk, sebundel koran untuk pemecah konsentrasi, dan segelas coklat van houten kental dapat menjadi teman yang membikin suasana makan malam makin bernuansa. pesan nyonya teladan hanya satu: van houten itu mahal, setelah kamu membikinnya, langsunglah diminum supaya tidak disemuti!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Banyak Dibuka

Pembaruan Blog Lain