Rabu, 13 Maret 2019

Almost Transparent Blue

Gambar dari Goodreads.
Tanpa tekad dan
timer, mudah untuk kehilangan minat dalam membaca buku ini. Novel ini seperti katarsis bagi anak muda yang penasaran dengan kehidupan bebas: alkohol, narkoba, dan seks liar. Tetapi, kalau Jakarta Undercover bikin kehidupan demikian sampai jadi membosankan, berkat novel ini, alih-alih kabita malah jadi geuleuh. Seandainya setiap iyuh yang mencuat dari batin saya selama pembacaan novel ini mendapat seribu rupiah, maka lumayan tuh buat patungan beli nasi goreng hijau di Imperial Kitchen & Dim Sum. Itu baru ketika pemahaman bahasa Inggris saya pas-pasan. Coba kalau pemahaman bahasa Inggris saya advance sehingga setiap kata dalam novel ini saya mengerti benar-benar, beli nasi gorengnya tidak usah pakai patungan.

Memang novel ini isinya bukan cuma free sex, drugs, and alcohol, tetapi juga memberi ruang bagi tokoh-tokohnya untuk berbagi aspirasi, halusinasi, impresi, memori, dan sebagainya. Novel ini tidak serta-merta menyimpulkan bahwa kehidupan sedemikian itu hampa dan semu--seperti buku yang saya sebut sebelumnya, maklum, karena yang satu lagi itu baru selesai saya baca dan tulis ulasannya di sini juga. Malah, saya kira, novel ini mestilah lebih dalam daripada itu makanya sampai mengganjar penulisnya dengan Penghargaan Akutagawa yang katanya bergengsi di Jepang itu.

Judul buku ini sendiri, Almost Transparent Blue, mestilah menjelaskan sesuatu. Misalkan, biru di sini itu maksudnya biru pada apa? Langit? Pembuluh darah? Adapun nyaris transparan itu apakah maksudnya menyiratkan bahwa buku ini bakal menjabarkan adegan-adegan film biru secara eksplisit?

Jadi, alih-alih menuntaskan rasa penasaran, buku ini malah membangkitkan rasa-rasa penasaran yang baru. Di samping penasaran akan pertimbangan juri dalam memilihnya sebagai pemenang, saya juga penasaran berapa persen masing-masing kadar fakta dan fiktif dalam cerita ini. Soalnya, nama naratornya sama dengan nama pengarangnya. Selain itu, cerita ditutup dengan surat yang mengesankan bahwa semuanya sungguh-sungguh terjadi(???). Bukan penasaran yang ngebet juga sih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Banyak Dibuka

Pembaruan Blog Lain